Bayu Hebat™

September 26, 2008

Laskar Pelangi – No MP3

Filed under: Tontonan — Bayu Tabusalla @ 9:37 am
Tags: ,

Sebelumnya thanx to flexi dan flexter yang sudah memberikan tiket premier Laskar Pelangi. Review ini bukan spoiler karena dan hanya dipandang dari sudut filmnya saja karena saya belum baca bukunya:mrgreen: . Gak ada MP3 disini karena saya sedang menghargai harga sebuah kreatifitas

laskar pelangi

Filmnya sangat layak untuk ditonton walaupun tidak sekelas “nagabonar jadi 2” tapi sudah cukup mengambarkan Indonesia dari sudut pandang yang berbeda. Lokasi dari pengambilan dan sudut kameranya sangat bagus sehingga menggambarkan keindahan dari Indonesia itu sendiri. Saya suka karena banyak  pengambilan gambar dengan latar belakang pelanginya.

Ceritanya sendiri sangat datar dengan banyak turbulance . Klimaks dari cerita itu sendiri tidak ada dan saya sedikit kecewa karena katanya orang yang sudah membaca novelnya, ceritanya akan membuat anda tertawa dan menangis, sayanganya cerita difilmnya hanya menggambarkan kegembiraan (dari sudut pandang yang berbeda tentunya) dan hanya ada sedikit kesedihan diakhir film.

Ada banyak sekali pelajaran yang didapat didalam film ini kalau anda mau untuk membuka pikiran. Jarang sekali saya menemukan guru yang bisa menyatu dengan muridnya. Jarang sekali saya menemukan kawan yang benar – benar bisa memotivasy, bahkan dari awal pertama kali ketemu hingga akhir.

Overall dari film ini sangat bagus dan menurut saya sangat jauh lebih bagus daripada film “ayat – ayat cinta” kemarin. Saya rasa bagi yang ingin menonton tidak akan kecewa dengan filmnya. Two thumbs up

Suasana di Blitz

Ngapain Tuh

Jazznya dahsyat euy

kang agah dikerjain sama mc

siga nukasep aja

Photo Lain bisa diambil di picasaku

18 Comments »

  1. Gw juga kmaren nonton Bay, tapi di XXI BSM…🙂

    Comment by OP — September 26, 2008 @ 10:02 am | Reply

  2. aq juga dah nonton kemaren!!
    pilemnya kerreeennn…. aq mah suka da….

    Comment by dianapriany — September 26, 2008 @ 10:15 am | Reply

  3. ga jadi ikut gw…

    😥

    ada urusan kantor mendadak

    sh*t

    Comment by shelly — September 26, 2008 @ 11:26 am | Reply

  4. dari film ini, setting nya yg berkesan buat gw..
    krn sedikit ngingatin kota kelahiran gw..

    Comment by rizarf — September 26, 2008 @ 12:41 pm | Reply

  5. mantaf maud pilem nya… apalagi gratisan nya…..

    waw waw waw….. nonton lagi ah…. kemaren kepotong Maghrib….

    Comment by bagusrully™ — September 26, 2008 @ 12:54 pm | Reply

  6. bukan dikerjain MC

    lebih tepatnya

    dijadikan tumbal oleh batagor

    Comment by agah suragah — September 26, 2008 @ 1:08 pm | Reply

  7. Ah, akhirnya ada yang berpikir sama. Film ini memang ngga sebagus gembar-gembornya.

    Datar dan banyak momen yang tidak mengena.

    Comment by Vandy — September 26, 2008 @ 1:54 pm | Reply

  8. ga ikud, masih ngantor euy

    Comment by chatoer — September 26, 2008 @ 2:30 pm | Reply

  9. hha… ternyata ka bayu juga belum baca bukunya toh…
    hhi.. ntar nonton aaahhh !!!!! 😀

    Comment by gina — September 26, 2008 @ 3:45 pm | Reply

  10. belum nonton… masih keukeuh pengen nonton mamamia… tapi ga ada yg mau nemenin kalo nonton mamamia… semua orang lebih tertarik buat nonton laskar pelangi… gw sendiri bukan ga mau nonton laskar pelangi… tp pengennya mamamia dulu…

    Comment by mitchee — September 26, 2008 @ 4:56 pm | Reply

  11. […] lebaran dan lomba kartu lebaran . Laporan lengkap tentang nonton laskar pelangi bisa dilihat di sini dan […]

    Pingback by 26 September 2008, nonton bareng laskar pelangi batagor.net dilain tempat kumpul pemenang flexi blogging « Pejuang Tangguh::AWam belAjar tekNoloGi dan jarinGAn — September 26, 2008 @ 6:14 pm | Reply

  12. emang bagus…saya sudah nonton hehehe. mampir ke rumah baru yu

    Bayu Hebat™udah om udah sampe ‘j’ kan, ntar ku tarok di feed. keren tuh tinggal poles ajah

    Comment by antown — September 26, 2008 @ 10:03 pm | Reply

  13. duh ga dapet nih! untung masih ada program debit mandiri hehehe

    Comment by gaw — September 27, 2008 @ 1:03 am | Reply

  14. komplen : weks…. nulis flexy -nya salah harusnya flexi :-p
    hehehe…
    makasih juga yah.. buat temen2 Batagor yang sudah ngeramein acara flexi 😉

    Bayu Hebat™ : buset berarti dari kemaren emang gua salah yah? gua ganti om

    Comment by asroel — September 27, 2008 @ 4:40 am | Reply

  15. […] Laskar Pelangi – No MP3 […]

    Pingback by Review Film Laskar Pelangi | Chaos Region | Incorporated — September 27, 2008 @ 12:12 pm | Reply

  16. yg bilang datar tu udah baca bukunya belum??Tentunya sutradara sudah bekerja semaksimal mungkin..so kita harus appreciate setinggi2nya..
    kok malah balikan ya..ku nonton nagabonar jadi 2 dalam waktu setengah jam aja udah ketiduran..wakakak..

    Bayu Hebat™ : walah saya mellihat dari filmnya seperti itu. naga bonar buat dapet gregetnya saya harus nonton yag pertama dulu. Saya memang appreciate tapi kalau kenyataan seperti itu masa saya harus ngomong berbeda?

    ps: emailmu gak bsia dihubungi

    Comment by aya — September 28, 2008 @ 3:09 pm | Reply

  17. kalau menurut saya Filmnya lebih bagus daripada novelnya laskar pelangi, riri reza dan mira lesmana sangat cerdas membawa alur cerita kepada yang lebih realistis.

    Dalam novel mahar menyanyikan lagu Tennese Waltz karya Anne Muray sedangkan dalam film mahar menyanyikan lagu seroja yang merupakan lagu melayu. ada juga lintang yang sudah pandai memakai rumus integral tanpa adanya perhitungan secara tertulis, perdebatan lintang dan drs zulfikar guru fisika teladan pn timah yang terlalu meninggi.

    lagu begadang-2 dalam film memang merupakan lagu yang lagi ngetren dibelitong pada tahun itu.

    sedangkan di film cerita lebih realistis dan natural.

    Andrea terlalu berlebihan dalam menulis sebuah karya sastra tanpa disertai data-data yang benar.

    Adanya beberapa bagian yang ditiadakan dalam film seperti trapani yang menjadi gila karena ketergantungan sama ibunya, societeit de limpai yang mengunjungi pulau lanun, tuk bayan tula. adalah merupakan hal yang wajar karena banyak hal-hal yang dianggap tidak mungkin dilakukan oleh anak seusia itu dan disisi lain dianggap sisi negatif seseorang sehingga tidak patut dipertontonkan atau di tiru

    dan dalam hal ini pembaca laskar pelangi jangan terlalu berlebih-lebihan dalam membaca atau memuji laskar pelangi, andrea terlalu emosional dalam menulis. dan andrea pun mengakui kalau filmnya lebih bagus dari novelnya.

    so bagi pembaca yang sekaligus menonton filmnya jangan kecewa terhadap filmnya. justru harus lebih kritis terhadap novelnya…

    Bayu Hebat™ :wah saya sepertinya harus baca novelnya. makasih masukannya

    Comment by taryan — October 29, 2008 @ 8:48 am | Reply

  18. belum sempat nonton filemnya, kalo baca bukunya sih udah, paling suka itu cerita ketika lintang pas pergi sekolah terus dihadang buaya, sangat inspiratif

    Bayu Hebat™ :wah itu kalau dipelemnya bikin ngakak

    Comment by aditya — November 26, 2008 @ 4:09 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: