Bayu Hebat™

December 10, 2008

Terkotak – Kotak

Filed under: Berbagi Pikiran — Bayu Tabusalla @ 1:06 pm
Tags: , ,

Setelah mengikuti banyak organisasi akhirnya saya baru tahu istilah temen lama saya. Dulu pas SMA entah dalam rangka apa dia mengucapkan kalimat ini “Bay ***** tuh bagus punya banyak organisasi tetapi masalahnya mereka terkotak – kotak bikin acara sendiri – sendiri trus kalau ada UKM  yang acaranya sama dua – duanya pasti dibuat oleh masing – masing UKM. Kenapa sich gak berkalaborasi padahal tujuannya sama”.

Yups baru gua pikir – pikir ternyata kita gak hanya terkotak – kotak dalam organisasi lebih parahnya bahakan ada individu yang “mengkotak” diri mereka sehingga apapun yang terjadi diluar sana yang penting dirinya hidup. Dalam lingkungan yang lebih besar dibanding SMA yaitu negara, Terdapat banyak partai permasalahnnya kalau tujuannya sama kenapa mereka gak berkalaborasi tetapi lebih senang untuk memajukan partainya sendiri dan menyalahkan partai yang lain.

Terdapat beberapa hal yang sangat saya senangi dari beberapa organisasi yang pernah saya ikuti. Sempat salah satu organisasi yang saya ikuti membuat acara dan ternyata ditengah jalan ada acara serupa. Tanpa ambil pusing kami pun berkalaborasi karena tujuannya sama.

Saya rasa organisasi itu dibuat atas dasar kesamaan suatu hal. Mungkin ideologi ataupun tujuan. Tetapi acara yang mereka buat saya rasa memiliki kesamaan dengan beberapa organisasi yang lain. Jika kita berada dalam satu wilayah dan acara yang dibuat memiliki kesamaan isi dengan organisasi lainnya kenapa tidak kita bersatu. Bukannya lebih baik membuat acara besar yang mampu merubah banyak orang dibandingkan acara kecil yang tetapi hanya untuk interen organisasi tersebut

Yah mungkin dunia memang mengkotak – kotakkan kita menjadi beberapa suku dan agama cuman kalau dilihat lagi kita masih memiliki satu kesamaan yaitu sebagai makhluk hidup yang disebut manusia. Besarkanlah dinding – dinding kotak tersebut sehingga dapat merangkul banyak orang tanpa memeperhatikan latar belakang mereka. Kita bisa sajabekerjasama dengan banyak orang kalau kita mau. Saya rasa istilah kotak – kotak tersebut hanyalah belenggu yang ada dipikiran kita.

Terkesan ribet yah tulisannya😛

5 Comments »

  1. bukannya kotak itu adalah sangat manusiawi? sebagaimana kultur kita sejak lahir hidup dalam kotak; agama, suku, bahasa, geografi, negara, kultur dan sebagainya..
    so, bahagialah ornag yg lahir dan hidup dalam kotak nya, kalo gak punya kotak? nah mau kemana?

    namun yg perlu dihindari adalah kalau menganggap kotaknya sendiri itulah yang terbaik, yang paling bagus, yang paling putih, yang paling surga…

    :))

    salam kunjung

    Bayu Hebat™ : heheh saya gak punya kotak pak. mau suku, bahasa, geografi, negara, kultur mana wong keluarga saya campur aduk. Maksudnya pak kalau kita bisa melihat dari kotak yang bener – bener sama dengan semua orang kan enak. Seluruh manusia hidup dalamsatu kotak kan gak perlu dibedakan.

    tapi saya setuju ama daeng

    Comment by rusle — December 10, 2008 @ 1:45 pm | Reply

  2. hidup batagor
    hidup BBV
    hehehe…

    Bayu Hebat™ : BBV udah funeral😛. anw tapi kan tetep aja sering kopdar bareng🙂

    Comment by agah suragah — December 11, 2008 @ 12:31 am | Reply

  3. kantorku pun masih terkotak2 bay, menjadi persaingan tidak sehat nih disini…

    Bayu Hebat™ : hohoho itu namanya kubikel. gak tau kenapa haus dibuat begono

    Comment by ali — December 11, 2008 @ 6:51 am | Reply

  4. ya bukankah kita diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kita saling mengenal satu sama lain (sumber: Q.S Al Hujurat ayat 13). Dasar manusia-nya saja yang gak ngikutin. hehehe…

    Bayu Hebat™ : ho oh. yang diributin soalnya terlalu fanatik ama kotaknya sendiri begitu bu yuniar

    Comment by yuniara — December 11, 2008 @ 12:00 pm | Reply

  5. bener juga pendapat bayu,

    Tapi kalo menurut analis aku sih ini ada hubungannya yang disebut dengan istilah ‘kepentingan’. (But jgn ditanggapi negatif dulu ya arti ‘kepentingan’ itu).

    Mungkin conten sebuah program/acara itu mirip/serupa, tetapi masing-masing memiliki misi yang diemban dalam program/acara tersebut.

    Contoh kita mengadakan acara bakti sosial, tapi atas nama sendiri. Loh kenapa gak gabungin aja semuanya biar bareng? Karena bisa jadi organisasi tersebut punya misi di kegiatan sosial ‘salah satunya’ adalah untuk meningkatkan brand awareness organisasi mereka, atau mengikat internal di mereka sendiri. Sehingga dirasa mengkotakan diri dalam kepentingan tersebut itu adalah salah satu untuk efektifitas tujuan.

    Tetapi ada kalanya kita juga harus punya kepentingan keluar bersama (bersinergi) dengan yang lain, atau istilahnya berkolaborasi. Tapi jangan salah, sekalipun berkolaborasi setidaknya (walaupun kecil) pasti masing-masing mengangkat sebuah kepentingan tertentu. Bisa jadi urun eksis, atau meningkatkan brand awareness, sampai studi banding.

    Jadi intinya suatu organisasi beridiri itu punya 2 tujuan (arah) kepentingan yaitu ke dalam (internal) dan ke luar (eksternal). Dan keduanya punya cost-benefit yang telah dipertimbangkan untuk keefektifan masing2. Yang jelas adalah dibuat untuk mencapai visi dan misi (tujuan) yang mereka angkat dalam organisasi.

    Semoga bermanfaat

    Bayu Hebat™ : sebnernya kemaren ini studi kasusnya tuh den maslah SMA. bisa bayangin kan dengan banyaknya UKM tapi kalau bikin acara gak pernah bawa nama SMA, bawanya nama UKM, merka jarang banget bahkan kalau dilihat gak pernah melakukan kalaborasi

    Comment by deniar — January 7, 2009 @ 9:58 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: