Bayu Hebat™

December 11, 2008

3 prinsip dalam berinvestasi

Filed under: Bisnis dan Investasi — Bayu Tabusalla @ 5:10 pm
Tags: , ,

Beh investasi cuman brapa kali juga berani juga ngeluarin ini tulisan😛.

Oke setelah dipikir – pikir dan dirangkum serta ditimbang saya menemukan bahwa prinsip investasi (kasus apapun) itu ada 3. Yang pertama ketika beli untung, ketika dipegang/tahan menguntungkan, dan ketika dijual juga untung. Nah bingung kan semua orang juga tahu. Pertanyaanya kalau semua orang tau kenapa banyak investasi yang merugikan orang lain hayoooo?

Seperti yang sudah saya sebutkan bahwa yang namanya investasi itu mengikuti nilai intrinsik dari barangnya. Jadi cepat atau lambat pasti akan mengikuti harga asli dari barang investasi tersebut. Permasalahannya kalau jual beli kan ada yang disebut pasar sehingga harga yang ditawarkan bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari harga asli barang tersebut. Nah kalau kata Om Buffet “beli lah dari orang pesimis jual ke orang optimis”.

Oke Kita bahas satu – satu. Prinsip ke satu “ketika beli dapet untung”. Nah disini bermain yang namanya nilai pasar (nilai yang ditawarkan penjual dan bisa ditawar – tawar) sama nilai intrinsik (nilai asli dari barang tersebut). Tau dari mana nilai instrisiknya? Nah untuk masing jenis investasi tuh beda – beda kalau pada properti bisa suruh tukang “apraisal” bank suruh liat (banyak kok yang gratisan), kalau pada saham cek nilai perusahaannya (bisa dilihat dilaporan keuangan). Properti punya keuntungan sendiri kalau beli diharga dibawah nilai intrinsik kita bisa mendapatkan cashback tapi kalau pada saham sulit untuk mehatnya.

Prinsip kedua “Ketika ditahan dapet untung”. Biasanya kalau prinsip pertama sudah dikuti prinsip kedua bisa tercapai. Logikanya gini sesial – sialnya karena beli dibawah harga intrisiknya minimal harga ketika dijual bisa didapatlah sesuai intrinsiknya. Belum lagi kalau properti itu mendapatkan bonus sewa bulanan. khusus properti Bisa dibilang untung kalau pendapatan sewa lebih besar dibanding cicilan ke bank. Kalau pada saham merupakan pertambahan nilai saham serta devidennya

Prinsip ketiga “kalau dijual untung”. Mengacu pada prinsip kedua bisa dilihat bahwa kalau prinsip pertama bisa dipegang minimal kita dapet untung dari selisih nilainya.

NEXT ada prinsip optional buat sayah. Invetasi yang menyenangkan adalah investasi yang dibeli sekali dan ditahan selamanya. Lah kalau ini butuh tambahan syarat lagi lain kali dibahas (apa udah dibahas ya?)

sumber bacaan

Buku intelligent investor sama bukunya buffet serta seminar properti JPI

4 Comments »

  1. mau invest dimana bay?

    Bayu Hebat™ : Merekomendasikan BUMI karena menggoda ntuk dibeli. Saat ini saya sendiri lagi invest di bisnis pribadi😛

    Comment by ali — December 12, 2008 @ 4:51 am | Reply

  2. Untung melulu.. ntar buntung ah!

    Bayu Hebat™ : maksudnya apa toh? rak ngerti aku?

    Comment by Taruma — December 12, 2008 @ 10:19 am | Reply

  3. yang untung terus ada ga bay :mrgreen:

    Bayu Hebat™ : ada namanya sedekah

    Comment by emfajar — December 12, 2008 @ 7:11 pm | Reply

  4. Oalah, ini prinsip dasar main saham tho??? Manteb…
    Untuk menanggapi masalah property, berdasar pada kebiasaan, maka nilai tanah atau rumah akan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Asal dapetnya tidak keburu napsu dengan membeli dengan harga jauh diatas pasaran…🙂

    Bayu Hebat™ : gak juga prinsip pada properti juga sama om. Inget kasus suprime morgage harga properti gak selalu naik loh

    Comment by sapimoto — December 12, 2008 @ 8:54 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: