Bayu Hebat™

February 27, 2009

Antara lagu jaman baheula dan sekarang

Filed under: Berbagi Pikiran — Bayu Tabusalla @ 6:31 am
Tags: , , ,

biar kurakit pesawatku
rentangkan pelan dua sayapnya
nyalakan sumbunya hingga terpercik api menari
lepaskan pengaitnya relakan pergi kearah bulan

tak perlu kau rindu menunggunya
perlahan lupakan kepergiannya
tunggulah kerling lampunya disaat bulan purnama tiba
pertanda dia telah bertemu dengan perikecilnya dibulaann

pesawatku terbang kebulan

-memes – pesawat-

hummmm mari kita lihat. Ada beberapa yang hilang dari lagi – lagu jaman sekarang. Kalau menurut saya ada dua hal. Satu yaitu gak adanya lagu anak – anak dan kedua kurangnya kreatifitas. Mari kita bahas satu – satu. baideway ada yang masih inget lagu diatas? atau ama cover dibawah

Saya masih inget dulu bejibun artis anak – anak dimana – mana. Mulai dari trio kwek – kwek sampeeee …. (ada yang bisa bantu lupa beneran namanya ). Yah intinya mah banyak sekali artis anak – anak yang nongol. Nah anak – anak kan punya segmnen tersendiri dimana mereka sedang tumbuh kembang (cieeee). Moso dikasih lagu kaya jaman sekarang yang isinya cinta – cintaan. Yang parah adalah ketika saya sedang ketukang cuci baju saya trus ngedenger anaknya sedang bernyanyi “hayang kawin win win , hayang kawinnnnn” (ada yang tahu lagunya). Buset anak sekecil ituuu sudahhh hapal lagu macam ituu. Gak kebanyang apa aja yang udah dipelajari. Apa jadi malah bagus yah untuk tumbuh kembang dan akselerasi sang anak?

Nah satu lagi mengenai kreatifitas bukan saya mau bilang bahwa lagu sekarang gak ada kreatifitas. Cuman saya kok bingung sekarang ini boooming sekali lagu tentang cinta dan cinta. Yah gak bisa disalahin juga pasar minta kaya gitu trus sebagai produser lagu memberikan yang diminta (enak pula dengernya). Bandingkan dengan lagu jalan dahulu. Ada Memes dengan lagu pesawatnya, Vina Panduwinata errrr banyak lagunya 😀 , Trus baru – baru ini saya baru tahu bahwa ada artis Kaya E’snanas dengan lagu Kunang – Kunangnya. Gak perlu lagu cinta kan yang bagus untuk didengarkan. Lagi pula lagu – lagu yang disebut tadi menurut saya bisa didengarkan tanpa batas umur. Maksudnya kalau pun didengar oleh anak – anak saya juga gak khawatir.

Ahh ada masukan ?

*mari dengarkan lagu dibawah 😛

kunanti dirimu sampai aku ketiduran
kumimpi dikerjar kunang – kunang
taring keluar kepalanya membesar
kutakut dikejar kunang – kunang

sepi malam ini cantik
ada bulan banyak bintang
kusendiri berjalan ditaman
lihat bunga – bunga

-E’snanas – Kunang kunang-

note:gambar diambil semena – mena bagi yang merasa punya bisa memberitahu

Advertisements

February 23, 2009

Bebek Ala Gue

Filed under: Makan -Makan — Bayu Tabusalla @ 4:49 pm
Tags: , , ,

Entah mengapa sebenernya saya bukan penggila bebek. Cuman sejak awal saya mulai meriview makanan kenapa bebek yang muncul. Kali ini sebenernya gak sengaja nemu di Bogor. Tertarik dengan namanya Bebek ala gue. Berhubung di bogor sebenernya lom pernah nemu bebek goreng or bakar kecuali yang ditenda dimana rasanya saya gak dapat membedakannya makanya dengan berat hati wajib mencoba yang ini.

Lokasinya sendiri berada di tempat jajanan malam (daerah pajajaran deket Balai Binarum). Kalau naik 13 turun di Balai Binarum trus nyebrang. Sebelahnya persis ada “Wajan Bekas”. Pokoknya kerterlaluan kalau sampe kelewatan soalnya balihonya gede banget.

Nah nih tempat bagi yang muda – mudi berada di kota Bogor yang pengen berduaan sangat amat mendukung. Karena entah kenapa padahal udah ditempat segitu strategisnya kok bisa – bisanya sepi. Waktu pas saya datang cuman ada bertiga tamunya, 2 orang pacaran dan satu orang mendongkol karena gak ada yang bisa dikecengin. Mengenai bentuk tempatnya kalau buat rapat atau ngajak ketemuan juga cocok kok. Soalnya ada beberapa varian lokasi yang bisa dipilih. Mau tenda, ala gubuk, gelap – gelapan, terang – terangan. Sayangnya seperti banyak cafe dibogor lokasi ini gak menyediakan hotspot 😦

Hari ini saya menghabiskan Rp 25.000 untuk teh manis, Bebek Goreng, plus ceker Bebek. Nah untuk daerah bogor duit segini dapet 3 macem bisa dikategorikan murah meriah. Mengenai rasa dari Bebek Gorengnya bisa dibilang kalau kejauhan ke Bandung buat dapet bebek enak disini udah lumayan lah empyuuukkk tenan. Yang paling top itu adalah teh manis dan ceker Bebeknya. Teh manisnya rasanya berbeda dan merupakan teh manis terenak yang pernah saya pesan (selain teh tariik yah ). Menurut teman saya teh ini menggunakan daun pandan sebagai airnya. Rasanya saya juga bingung sing penting enak (lah wong saya masih repiuer kacangan 😀 ). Ceker bebek tuh ternyata Pisang yang digoreng memakai minyak wijen trus dikasih taburan tepung manis goreng plus saus madu lemon. Behhhh udah kaya judul TA kan tuh. Pisangnya sendiri saya kurang tahu cuman empuk pas dimakan, saus madu lemon plus taburan tepung goreng manisnya bikin rasanya tambah maknyus. Kalau yang suka makanan manis sangat cucok.

Nah makanan lainnya yang belum dicoba karena keterbatasan doku ada banyak. Dan disini merupakan tempat dimana menyediakan menu yang jarang ada seperti Steak Salmon, Lamb Chop atau pun Ikan Dori. Nah aji mumpung masih sepi silakeun dateng

*pusing kok bisa sepi yah?

Note: Themes baru ini di edit pake Aptana plus pluginnya,browser firefox plus firebugnya. Xampp gua bilang keren entah kalau di upload bisa berubah. Helppp

February 13, 2009

Uang tanpa Jaminan

Filed under: Bisnis dan Investasi — Bayu Tabusalla @ 8:20 pm
Tags: , , , , ,

Oke ini tulisan serius dan sepertinya gak pake gambar karena bingung mau narok apaan.

Jadi seperti yang kita ketahui bahwa jaman dahulu kala (gak lama – lama kok). Uang itu dicetak dengan jaminan berupa emas. Jadi barang yang berupa kertas lecek bin kumel yang jadi alat transaksi mempunyai nilai yang sepadan. Kalau kita lihat sekarang hanya ada beberapa negara saja yang menggunakan Emas sebagai jaminan mata uangnya. Keuntungan dengan adanya penjaminan mata uang terhadap emas adalah membuat mata uang tersebut stabil terhadap inflasi. Sampe saat ini kalau menurut saya negara kaya Saudi relatif tidak terkena dampak dari inflasi karena mata uangnya yang stabil

Kalau kita cek lagi sekarang Negara Indonesia dan Amerika sekarang ini sudah tidak menggunakan emas sebagai jaminan mata uangnya. Trus bagaimanakah mata uang itu memiliki nilai. Ada sebuah hal yang patut semua orang tahu bahwa uang sekarang bisa dicetak seenak udel oleh yang namanya bank sentral. Bank  sentral sendiri bisa jadi bukan milik dari pemerintah tapi juga bisa milik swasta (Amerika begono). Tugas dari bank sentral ini seperti yang diketahui adalah mencetak mata uang bagi suatu negara dan mengawasi aliran uang yang ada sehingga bisa “mempermainkan” inflasi. Mata uang menjadi ada harganya karena jumlah uang yang beredar dimasyarakat. Sama seperti barang langka lainnya membuat uang menjadi memiliki harga.

Hummm sampe sini bisa dimerngertikan? kita lanjutkan lagi bagaimana beberapa cara orang menguasai dengan menggunakan informasi ini.

Karena tidak adanya jaminan maka uang – uang yang dicetak tersebut seperti sebuah kertas hutang yang lucunya saya baru tahu bahwa negara berhutang untuk mempunyai mata uang dan dikenakan bunga. Hebat yah negara yang notabennya harusnya paling kaya berhutang kepada dirinya sendiri atau dalam kasus amrik berarti berhutang terhadap swasta. Tiap rupiah yang dicetak atau pun nominal lainnya sebenernya merupakan hutang yang negara buat yang nantinya akan dibayarkan.

Mari kubuat lebih simple agar mudah dicerna. Kalau seandainya mata uang dicetak dengan jaminan emas ataupun lainnya maka harga uang kertas tersebut setara dengan apa yang dijaminkannya. Contohnya adalah uang koin 500 an. Harga benda yang menjadi uang koin tersebut sebenarnya 500 rupiah itu tersebut (dengan mengesampingkan proses pembuatan). Seadainya gak ada jaminan maka seolah – olah kita mencetak mata uang seperti halnya kita meminjam emas dimana emas tersebut gak pernah ada.

Seperti yang telah dijelaskan diatas bahwa uang yang ada sekarang ini menjadi berharga karena jumlah yang beredar. Uang yang ada sekarang seperti memiliki pasar sendiri dimana bisa naik atau pun turun sepertinya halnya pasar saham.

Amerika membuat mata uang mereka menjadi alat tukar internasional sehingga banyak orang yang menyimpan uang dollar mereka. Karena uang tersebut merupakan “benda pinjaman” yang harus dikembalikan amerika tidak begitu mempedulikannya dikarenakan uang mereka bukan berada dinegara mereka sehingga utang tersebut seperti dialihkan kenegara lain. Dilihat bahwa kalau seluruh uang yang beredar di amerika berada diluar negeri mereka maka aliran uang dinegara menjadi turun sehingga dilakukan proses cetak uang kembali. Hal ini dikarenakan untuk mempertahankan nilai dari mata uang mereka sendiri. Model seperti ini sama saja seperti membeli makan siang gratis dimana negara lain yang membayar makan siangnya dan itupun tidak disadari.

Ada beberapa hal yang lucu. Negara kita untuk menstabilkan nilai uang kerap kali dengan cara menerbitkan ORI atau cara lainnya.  Yang menarik disini ORI dijamin oleh negara dan pasti dibayar. ORI sendiri dilempar kemasyarakat (sebenernya ke konglomerasi perbankkan). Ada aliran yang berputar disini. Negara menerbitkan uang untuk masyarakat dan menariknnya kembali untuk diinvestasikan kenegara lalu negara membayarnya dengan mencetak lebih banyak uang. Akhirnya adalah sebuah siklus hutang negara. Yang terjadi sekarang adalah negara kita mencetak uang dengan dana pinjaman dari luar negeri bisa dilihat seperti apa perputaran yang terjadi.

Lain halnya dengan amrik karena dikuasai oleh Swasta uang mereka dicetak dengan ditambah sedikit bunga yang harus dikembalikan. Bunga tersebut wajib dibayarkan dengan mencetak lebih banyak uang lagi. Bisa dilihat sebenernya swasta lah yang memegang kendali dari amerika dan bukan negara. Inilah yang disebut ekonimikal hitman (dimana negara dikuasai oleh konglomerasi dan peraturan dibuat untuk mengeruk keuntungan).

ps: note dibuat dengan keterbatasan otak penulis butuh feed back

Tambahan

jikalau melakukan investasi maka sekarang saya mengeluarkan satu parameter baru yaitu rasio mata uang terhadap emas. Cara mudahnya dengan melihat kurs Saudi. Karena uang sekarang berbentuk pasar maka cara meminimalisir kerugian sama seperti dalam cara Buffet untuk mencari Perusahaan untuk diinvestasikan

Update 15 April 2009

Sebagai tambahan ilmu silakan download bahan disini bagi yang gak mendapatkan filmnya. Di ebooknya dijelaskan juga sejarah uang dan man behind the sceen semoga bisa bermanfaat