Bayu Hebat™

April 20, 2009

Akhirnya bisa merasakan Golf

Filed under: Cerita — Bayu Tabusalla @ 8:39 pm
Tags: , , ,

Ada beberapa orang yang bilang bahwa main golf itu bukan olah raga. Hal ini dikarenakan mereka ngeliat golf cuman sekedar memukul bola. Dikarenakan baca komik berjudul Dandoh saya makin ngebet aja untuk bermain golf. Minimal saya bisa ngerasain mukul bola ataupun latihan mukul. Akhirnya kesampaian juga.

Di Bandung yang saya tau ada 2 buah driving range satu didaerah Arcamanik satu lagi di Siliwangi. Mengenai harga lumayan lah buat sekali latihan kisarannya antara 25-50 rb per seratus bola (akan lebih murah lagi jika anda mahasiswa). Mengenai jam mainnya bisa yah itu tergantung bolanya abis kapan. Untuk awal – awal mungkin keliatannya 100 bola itu sedikit. Mari buktikan dengan latihan dan ternyata kalau menurut saya lumayan bikin sakit tangan. Mengenai caddy saya belum tau harganya untuk latihan katanya sich sekitar 20 – 30 rebu. Berdasarkan info yang saya dapat sebuah driving range katanya sich menyediakan penyewaan alat pukul tapi lagi – lagi ini saya juga lupa untuk ditanyakan karena keasikan main. Mau ndak mau minimal punya temen atau punya stik golfnya sendiri yang ini berarti rogoh kocek cukup dalem buat mahasiswa.

Tips

Bagi seorang pemula kaya saya mungkin sedikit tips bisa membantu anda untukk bermain golf dengan nyaman. Yang pertama yang akan saya bagikan adalah gunting kuku anda. Kuku saya sudah pendek cuman masih bisa diperpendek. mengengaman gagang golf yang lumayan menyiksa dengan kuku yang panjang. Hal ini dikarenakan bisa menusuknya daging telapak tangan. Saran saya yang lain untuk mengindarinya bawalah sarung tangan untuk kedua tangan anda. Biasanya sarung tangan untuk golf hanya untuk tangan kiri saja (atau kanan bagi yang kidal *mungkin ).

Saran kedua saya adalah bawalah teman yang sudah bisa atau sewalah caddy untuk mengajari anda tentang golf. Minimal ini bisa menjadi role model dan tempat bertanya kalau – kalau ada yang harus ditanyakan

Bawalah sedikit tongkat dan air minum. Kalau kata saran temen saya bermainlah dengan tongkat yang memiliki jarak pukul pendek dahulu. Saya sendiri masih bermain dengan pitching teman saya dan ketika mencoba bermain dengan driver amatlah sulit bagi pemula seperti saya. Oh ya ketika memukul jangan tahan stik golf tersebut tapi biarkan tubuh anda mengikuti alur dari swing stiknya. Kalau anda tahan saya jamin bakalan tambah sakit tangannya.

Belilah bag golf untuk menaruh stik anda yang sedikit. Kata temen saya sebuah golf bag yang digunakannya khusus buat menampung jumlah stik yang sedikit seharga 150.000 rebu. Kalau saya membawa 4 buah stik tanpa bag (beneran ditenten dan pake motor).

Habiskan 100 bola pertama anda dan jangan melihat bahwa bola sedikit. Serius sampai saat mengetik tulisan ini kedua tangan saya sakitnya lumayan. Senut – senutan gak karu karuan ntah kapan bisa sembuh. Saya juga masih belum tau cara menghilangkan atau meminimalir rasa sakitnya kecuali bermainlah dengan benar. Mungkin ada ritual pemanasan lebih dahulu cuman saya juga gak tau pemanas golf itu seperti apa bentuknya :D.

Akhir kata terimakasih kepada kedua teman saya karena sudah mengajak saya bermain. Dan bagi yang mau mensponsori saya untuk bermain golf saya terima dengan tangan dan hati yang terbuka. Kayanya bakalan nambah daftar dreamlist saya selain kamera SLR dan Blekberi. Oh ya bagi yang mau ngajak saya untuk bermain golf lagi saya terima degan senang hati

Terimasih Tuhan sudah dikasih kesempatan langka kaya begini

posisi yang benar – benar salah

April 18, 2009

SLB – Tuna Runggu, Tuna Wicara, Terbelakang Mental, Cacat Tubuh

Filed under: Berbagi Pikiran,Cerita — Bayu Tabusalla @ 11:24 pm
Tags: , , , ,

Thank berat buat Tuhan YME kalau gak saya gak bakalan tau hidup macam apa yang mereka punya. Jadi awalnya dikarena suatu hal saya sudah gak bisa kopdar mungkin Insya Allah sampai akhir bulan mei. Cuman dikarenakan saya dititipi gitar yang  harus dibawa keacara batagor akhirnya tanpa sengaja harus ikut juga. Oke mari kita lihat cerita mereka kaya apa

Tiba dilokasi SLB yang terletak dijalan Banjaran ini ternyata gak jauh dari kampus gua. Mohon maaf kepada teman sekampus gua yang harus berputar – putar ria di Bandung sebelum akhirnya kembali ketempat semula. Oke mengenai lokasi gua gak bisa nunjukin banyak karena gua juga bingung karena berputar – putar ria. Sementara kalau mau ke SLB ini lagi saya sarankan yang kebuah batu karena lebih deket dan saya tau lokasinya. Silakan telpon nomor sebelah kanan kalau mau mintak petunjuk jalannya.

Back to the topic. Jadi ternyata SLB ini ada golongannya yaitu A, B, C dan D. Golongan ini untuk menandakan kemampuan dari SLB tersebut dalam mengajar. Maksudnya mereka bisa mengajar anak LB yang bagaimana. Golongan A untuk tuna wicara, golongan B untuk tuli-bisu, golongan C untuk cacat mental, dan D untuk cacat tubuh. Nah jadi kalau ada SLB yang dinamanya ada ABC berarti hanya golongan LB tersebut sajalah yang dapat ditanangi oleh SLB tersebut.

pembacaan deklamasi

Overall pembelajaran mereka hampir sama dengan siswa pada umumnya. Bahkan satu SLB bisa menangani multi jenjang (TK, SD, SMP, SMA). Hanya saja metode pengajarannya berbeda hal ini karena dibutuhkan penanganan khusus bagi masing – masing siswanya. Yang saya salutkan adalah pengajarnya yang luarbiasa membuktikan bahwa masing – masing siswanya bisa dan mampu untuk berkembang dengan penanganan khusus. Anda bisa bayangkan bagaimana sulitnya mendiamkan anak autis ataupun hyperactive, bagaimana mengajarkan kepercayadirian kepada orang – orang yang lumpuh serta tidak dapat mendengar-berbicara. Dibutuhkan lebih dari sekedar ilmu namun juga kesabaran dan gak semua orang itu punya

Begitu kita datang saya disambut dengan pembacaan deklamasi oleh serang yang tuli-bisu. Serius hari ini saya gak bisa ketawa layaknya nonton sinetron yang pemerannya pura – pura tuli-bisu. Sebuah perjuangan keras untuk membaca 2-3 paragraf dari selembar kertas. Gak kaya sinetron yang pemerannya pengucapannya seperti dibisukan tapi penontonnya masih bisa mengerti apa yang diucapkannya, hampir saya sendiri dengan kemapuan dechiper saya gak mampu untuk menangkap maksudnya. Untuk ibu kepala sekolahnya salut berat dia bisa meterjemahkan apa yang diucapkan siswanya.

kerajinan yang dibuat mereka

Saya mendapatkan sedikit penjelasan antara autis dan hyperactive. Anak autis itu mereka dapat dilihat fokus pandangan mata mereka. Sekali mereka menatap yang mereka suka maka sukar untuk dialihkan. Luar biasanya dikatakan anak autis tidaklah bodoh tapi cenderung lebih pintar daripada umumnya. Bahkan seorang yang cukup punya pengaruh dinegara kita disinyalir memiliki autis ringan. Anak hyperactive berbeda dengan autis. Autis mungkin bisa hyperactive tapi tidak sebaliknya. Kalau ini bisa dilihat dari kelakuannya yang tidak bisa diam ditempat dan selalu ingin berjalan – jalan. Bisa bayangkan gimana caranya mendidik mereka.

Untuk dua “cacat” lainnya saya gak bisa banyak kasih penjelasan karena tadi tidak sempat berbicara dengan mereka. Kalau saja mereka disebut “cacat” kenapa para jenius disebut gifted. Ternyata sebenarnya keduanya merupakan hal – hal yang luar biasa yang ada disekeliling kita. Gak semua orang itu sama. Masih – masing punya kemapuannya serta kekurangannya. Tadi saya disajikan sebuah tontonan jaipongan (serius keren) dari seorang anak syndrome down (mutasi kromosom).

Saya bersyukur masih jadi seperti ini. Sekarang tinggal meningkatkan potensi yang ada. Hadoooohh merasa berdosa jadinya. Sudahkan anda bersyukur hari ini ?

Betewe buat sponsor Batagor terimakasih banyak yah. Dokumentasinya bisa dilihat FB :D. Makasih banyak buat temen – temen yang membantu acaranya.

FYI : gua baru tahu ternyata ke Kawah Putih itu lebih deket dari kampus gua. Weleh kemana aja gua dulu yah?

ps: segala bentuk photo yang ada di web ini harap jangan asal copas. hak cipta mungkin bukan saya yang pegang

April 16, 2009

Baso Akung Bandung – Kuah nampol, siomay enak, teh MUANIS

Filed under: Makan -Makan — Bayu Tabusalla @ 7:29 pm
Tags: , , , , ,

Akhirnya bisa juga makan di Baso Akung sejak makhluk dengan tidak berperimakanan membawa daku tanpa bertanggung jawab ketagihan. Brapa lama yah? kayanya dirimu baru masuk kantor gitu gus. Kali ini saya review dengan amat sangat rada parah dikarenakan saya hampir pingsan (rasanya sich udah) dilokasi Baso Akungnya. Ah tapi itu cerita tersendiri mari kita lanjut kebagian seru dari acara makan – makan kita 😀 .

Lokasi

Jl. Lodaya No.123 Bandung, Dekat dengan BSM. Saya sendiri gak tau rute angkotnya karena saya sinyalir gak ada rute angkot yang lewat (ada sich cuman gak tau :P). Gampangnya turun di horison buah batu, membelakangi horison, nyebrang dan berjalan lah kearah kanan sampai ketemu perempatan belok kiri. Deket perempatan situ nanti lihat lah parkiran motor banyak 😀

seperangkat makanan yang dipesan dibayar tunai

suasana baso Akung

Makanan

Ada beberapa hal yang membuat baso Akung menjadi tempat buruan penikmat mie ayam baso, kalau menurut saya itu ada di Kuahnya yang nampol dan basonya yang besar – besar. Setelah lama tidak menikmati Akung akhirnya saya kembali memesan makanan yang sama seperti waktu pertama kali datang yaitu setengah porsi mie yamin manis dengan baso, pangsit, tahu, siomay. Sedangkan teman saya memesan mie yamin asin dengan ceker.

Harga yang ditawarkan dengan apa yang didapat worthed lah. Sebenernya kalau kata orang baso itu semua sama aja cuman yang membedakan kuahnya, dan bener karena kuah yang dikasih oleh Akung nampol berat. Berhubung saya gak tau gimana mengekspresikannya lebih baik dateng sendiri. Oh ya FYI kita dikasih segelas teh tawar bersama pesanan. Saya sarankan untuk tidak memesan teh manisnya karena MUANIS banget.

Yang saya sangat suka itu pangsitnya karena pangsitnya dagingnya menggunakan daging cincang. Jadi begitu diangkat pake sumpit kadang kala banyak jatoh karena kulitnya kerobek. Oh ya mie yamin kalau ditempat lain mungkin maksimum ditabur bawang goreng cuman kalau disini ditabur ayam cincang. Beghhhh matep tenan. Lain kali kayanya mesen baso plus pangsit mienya setengah udah wareg tuh.

Berhubung saya gak nyoba cekernya jadi ini kutipan kata temen saya yang bareng ikut kesana buat oleh – oleh mudiknya. “cekernya enak dagingnya empuk gampang dilepas dari tulangnya”, temen saya yang makan cekernya.

Secara keseluruhan Mie ayamnya bisa dipesen manis atau asin porsinya bisa pesen setengah. Kalau isi mangkuk basonya bisa milih kombinasi dari Baso, Ceker, Tahu, Pangsit, dan Somay. Mengenai harganya kepicasa saya aja yah sudah diupload tuh

Overall pengen ngakung lagi. Cuman kata Bagrul ngakung paling enak kalau udah sidang. Ahhhhhh Insya Allah deh bulan depan kesana lagi dengan status pengangguran terselubung.

selamat menikmati

ps: photo lainnya bisa diembat disini. jangan lupa mencantumkan alamat aslinya dan bagi yang merasa keberatan hubungi saya 😀

April 15, 2009

Mengambil keuntungan pada sistem ekonomi yang kacau

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa sistem ekonomi dunia dikuasai oleh bebera orang. Sekedar informasi di link tersebut sudah diupdate jadi temen  – temen yang saya sarankan untuk menonton zeitgeist tapi gak bisa sekarang dapat mendownload ebook sebagai bahan referensinya.

ada beberapa hal yang disarankan dalam bukunya agar terhindar dari sistem ekonomi yang carut marut. Salah satunya adalah dengan cara mengamankan nilai dari uang tersebut dengan emas. Maksudnya adalah dari pada kita berinvestasi pada hal yang tidak dapat dimengerti maupun dengan menabung pada bank akan lebih resonable jika kita mengamankan uang pada emas. Hal ini dikarenakan pada periode tertentu pada pergerakan saham tingkat harga emas berbanding dengan nilai saham selalu berbanding kembali kepada 1:1. Permasalah yang timbul jika kita berinvestasi terhadap saham adalah pergerakan saham yang amat sangat cepat membuat kita sulit untuk memprediksikan keuangan kita sendiri berbanding dengan pergerakan harga emas yang relatif stabil. Rasio 1:1 ini merupakan perbandingan harga emas global terhadap harga saham gabungan di Amerika (waduh lupa yang mana)

Sama sepertinya bisnis lainnya semakin berisiko maka akan semakin menguntungkan. Yang kita perlukan adalah analisa resiko sehingga resiko tersebut menjadi sangat rendah kalau bisa hilang sehingga keuntungan bisa tetap kita dapat. Seperti pada perbandingan antara emas dan saham (P1), perbandingan antara saham terhadap nilai perusahaannya (P2) cenderung sama. Beda antara kedua perbandingan tersebut, pada P2 rasionya sangat akan jarang menyentuh 1:1 ataupun dibawahnya (nilai saham lebih rendah dibanding dengan nilai perusahaannya). Investor nilai kelas dunia, Warren Buffett sendiri membatasi bahwa 1:21 merupakan rasio yang pantas untuk “memperawani” sebuah perusahaan. Sedangkan pada saham di Indonesia rasio 1:21 menjadi sangat mahal karena banyak sekali perusahaan kelas kakap Indonesia yang memiliki rasio 1:12. Untuk lebih jauh mengenai rasio saham terhadap nilai perusahaannya silakan membaca “Intelligent Investor” .

Kalau kita mempunyai dua perbandingan maka diharapkan kita bisa mengambil keuntungannya. Jika saya bisa meminjam istilah undervalue yang berarti harga saham lebih rendah dibandingkan dengan harga perusahaan yang bersangkutan, maka rasio dimana harga emas lebih tinggi dibandingkan harga saham gabungan maupun per perusahaan bisa disebut undervalue. Logika yang bisa diambil adalah seandainya bisa kita dapatkan undervalue pada P1 dan P2, pada saat itulah kita melakukan investasi pada saham. Mengapa pada saham karena kita berinvestasi untuk mengambil keuntungan sedangkan pada emas untuk mempertahankan nilai mata uang. Kasarnya cari uang pada investasi dan menabung pada emas.

Yang diatas bisa saya katakan hanya basic sekali dari investasi tanpa memperhitungkan rasio lainnya maupun kemampuan managemennya. Tapi dalam buku “Intelligent Investor” pada bagian surat Buffet dijelaskan bahwa jika hanya memperhatikan posisi undervalue salah satu temannya sudah bisa membuat keuntungan yang melebihi index saham gabungan NYSE.

Ada yang berminat buat investasi pada saham :D. Silakan kontak saya

ps: teori diatas merupakan gabungan teori investasi ala Buffett-Graham dan economical hitman hasil pemikiran karya sendiri. Teman dari Buffett tersebut hanya menggunakan rasio P2. Dikarenakan kita tau sekarang ada rasio lainnya diharapkan bisa lebih meminimalkan resiko yang ada

April 12, 2009

Bukit Bintang : Area hunting photo dan pacaran

Filed under: Jalan - Jalan — Bayu Tabusalla @ 10:02 pm
Tags: , , ,

Ini kerjaan baru anak – anak kemaren. Sebenarnya yang saya tahu cuman ada acara makan – makan di rumah mbak Shasya.  Okeh lah dilanjut setelah makan – makan itu kita ada sesi photo – photo dimana saya ngebet banget buat ikut hunting dikarenakan pengan tau hunting photo itu rasanya macam apa. Secara keseluruhan sebenernya hunting photo itu mirip kaya hunting makan. Bedanya kalau hunting photo dilakukan pada tempat yang sama bener – bener gak banget.

Saya sendiri sebenernya gak terlalu ngerti kenapa disebut bukit bintang. Analisa dangkal saya beranggapan tempat yang luas itu kalau ditempat bule – bule (luar negeri) mungkin dianggap tempat untuk melakukan stargazzing. Kalau saja stargazzing bener – bener dijadikan hobi tersendiri gua yakin bakalan lebih mahal dibanding hobi photography (ada yang punya hobi tersebut? saya nimbrung donk). Sayangnya tempat yang lumayan gelap bin gulita itu dijadikan tempat buat pacaran dan berduaan. Hal ini dikarenan beberapa hal logis yang salah satunya bintang sekarang gak keliatan dikarenan polusi cahaya yang lumayan bikin sakit mata.

Terdapat alternatif “stargazzing” yaitu melihat bintang yang berubah menjadi lampu perkotaan. Kalau menurut saya cukup worthed untuk melihat kota berkelap – kelip dari atas bukit di dago pakar.

Lokasi

Kalau mau menikmati lokasi ini sebagai arena hunting photo ataupun pacaran berdua dan bertiga. Lokasinya berada di Dago pakar. Ketika sampai dipertigaan Stone Cafe silakan ambil jalan kearah kiri (menyusuri jalan menuju The Valley). Ambil belokan kekanan pertama yang menuju ke Stone Cafe trus belok kekanan lagi langsung sampai ditujuannya. Silakan bayar 2000 atau tunjukan kartu pers anda kalau mau gratisan.

Sampai dilokasi silakan menikmati keributan yang ada. Saya dan kawan – kawan datangnya ketika malam mingguan jadi cukup rame. Silakan dicoba datang pada hari biasa apakah akan seramai malam mingguan? saya rasa tidak.

Hunting Session

Lokasinya sendiri bener – bener gelap jadi bagi photographer yang menggunakan kameran biasa semacam camera digital dijamin dan dipastikan diperlukan blitz untuk melakukan pengambilan foto. Sangat disarankan untuk membawa tripod dan tidak menggunakan blitz. Hal ini dikarenakan penggunaan blitz benar – benar mengganggu pengunjung lainnya apalagi yang sedang asoy geboy berduaan.

Terdapat banyak area dimana hunting photo dapat dilakukan. Apakah itu mengarah kepada perkotaan atau mau hunting yang mengundang becana seperti hunting yang sedang begituan dimobil atau motor maupun dibalik semak – semak.

Overall tempat ini bisa menjadi alternatif orang – orang low budget yang pengen melihat pemandangan kota Bandung dari Dago Pakar. Serius emang sepertinya fungsi awalnya buat liat bintang jadi amat sangat gelap. Kalau saja polusi lampu sedikit lebih bisa ditolerir saya rasa tempat ini bisa menjadi tempat buat melihat bintang dan menjadikan tempatnya lebih romantis buat berduaan. Sayangnya tempat ini menjadi ajang mesum – mesum kalau untuk orang localnya :D.

Hasil Hunting

thumb up lah

keren pohonnya tuh

hehe

All photo copyright by bagusrully, host on his facebook. Demit nich anak kenapa gak kepicasa sich

Next Page »