Bayu Hebat™

April 15, 2009

Mengambil keuntungan pada sistem ekonomi yang kacau

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa sistem ekonomi dunia dikuasai oleh bebera orang. Sekedar informasi di link tersebut sudah diupdate jadi temen  – temen yang saya sarankan untuk menonton zeitgeist tapi gak bisa sekarang dapat mendownload ebook sebagai bahan referensinya.

ada beberapa hal yang disarankan dalam bukunya agar terhindar dari sistem ekonomi yang carut marut. Salah satunya adalah dengan cara mengamankan nilai dari uang tersebut dengan emas. Maksudnya adalah dari pada kita berinvestasi pada hal yang tidak dapat dimengerti maupun dengan menabung pada bank akan lebih resonable jika kita mengamankan uang pada emas. Hal ini dikarenakan pada periode tertentu pada pergerakan saham tingkat harga emas berbanding dengan nilai saham selalu berbanding kembali kepada 1:1. Permasalah yang timbul jika kita berinvestasi terhadap saham adalah pergerakan saham yang amat sangat cepat membuat kita sulit untuk memprediksikan keuangan kita sendiri berbanding dengan pergerakan harga emas yang relatif stabil. Rasio 1:1 ini merupakan perbandingan harga emas global terhadap harga saham gabungan di Amerika (waduh lupa yang mana)

Sama sepertinya bisnis lainnya semakin berisiko maka akan semakin menguntungkan. Yang kita perlukan adalah analisa resiko sehingga resiko tersebut menjadi sangat rendah kalau bisa hilang sehingga keuntungan bisa tetap kita dapat. Seperti pada perbandingan antara emas dan saham (P1), perbandingan antara saham terhadap nilai perusahaannya (P2) cenderung sama. Beda antara kedua perbandingan tersebut, pada P2 rasionya sangat akan jarang menyentuh 1:1 ataupun dibawahnya (nilai saham lebih rendah dibanding dengan nilai perusahaannya). Investor nilai kelas dunia, Warren Buffett sendiri membatasi bahwa 1:21 merupakan rasio yang pantas untuk “memperawani” sebuah perusahaan. Sedangkan pada saham di Indonesia rasio 1:21 menjadi sangat mahal karena banyak sekali perusahaan kelas kakap Indonesia yang memiliki rasio 1:12. Untuk lebih jauh mengenai rasio saham terhadap nilai perusahaannya silakan membaca “Intelligent Investor” .

Kalau kita mempunyai dua perbandingan maka diharapkan kita bisa mengambil keuntungannya. Jika saya bisa meminjam istilah undervalue yang berarti harga saham lebih rendah dibandingkan dengan harga perusahaan yang bersangkutan, maka rasio dimana harga emas lebih tinggi dibandingkan harga saham gabungan maupun per perusahaan bisa disebut undervalue. Logika yang bisa diambil adalah seandainya bisa kita dapatkan undervalue pada P1 dan P2, pada saat itulah kita melakukan investasi pada saham. Mengapa pada saham karena kita berinvestasi untuk mengambil keuntungan sedangkan pada emas untuk mempertahankan nilai mata uang. Kasarnya cari uang pada investasi dan menabung pada emas.

Yang diatas bisa saya katakan hanya basic sekali dari investasi tanpa memperhitungkan rasio lainnya maupun kemampuan managemennya. Tapi dalam buku “Intelligent Investor” pada bagian surat Buffet dijelaskan bahwa jika hanya memperhatikan posisi undervalue salah satu temannya sudah bisa membuat keuntungan yang melebihi index saham gabungan NYSE.

Ada yang berminat buat investasi pada saham😀. Silakan kontak saya

ps: teori diatas merupakan gabungan teori investasi ala Buffett-Graham dan economical hitman hasil pemikiran karya sendiri. Teman dari Buffett tersebut hanya menggunakan rasio P2. Dikarenakan kita tau sekarang ada rasio lainnya diharapkan bisa lebih meminimalkan resiko yang ada

10 Comments »

  1. *melieur*

    Comment by lala — April 15, 2009 @ 1:26 pm | Reply

  2. Wah, masalah analisa ekonomi kayak ulasan mas di atas kayaknya saya masih kurang begitu mengerti. Tapi intinya emang harus jeli untuk mengamankan uang dan harta kita. Boleh juga tuh kalo mau disimpen dalam bentuk emas.

    Comment by iskandaria — April 15, 2009 @ 2:22 pm | Reply

  3. duitnya yang dipamerkan itu totalnya berapa ya yu…huhuhuh.. pingin meluk

    Comment by antown — April 15, 2009 @ 3:37 pm | Reply

  4. ga ngerti @_@

    Comment by rani! — April 15, 2009 @ 9:46 pm | Reply

  5. Rupiah menguat, gajiku turun……

    Comment by Raffaell — April 16, 2009 @ 8:56 am | Reply

  6. Pusing ah…
    Tpi bner juga tch klo punya duit bnyk mending pake bwt beli mas yg bnyak. Atw gak beliin tanah, kata ema saya juja, dri pda beli mtr atw mobil mending pake beli tanah ataw mas. Harga jual mobil kan makin kesing makin turun bda dgn hrga tanah atw mas.

    Comment by Danz — April 16, 2009 @ 9:38 am | Reply

  7. waduh boleh jga tuh
    mau dunk nanem saham tpi harga pasar sahamnya berapa nih hehehehehe
    tpi klo mau aman emg invest di emas bro karena harganya relatif cenderung naik terus tpi ya itu kelemahannya ini investasi pasif jdi kayak nunggu doang n gak tahu berapa bisa untungnya
    klo invest di saham emg cepet bgt tuh keuntungan yg bisa kita liat tpi resiko yang kita terima jga cendrung besar bro
    buffet aj kan sempet salam tuh makannya kemarin dya sempet bangkrut dan kna krisis global gra2 salah prediksi (klo gak slah ya hhehehe)
    klo main di saham yang paling bisa ngatur ya para spekulan yang besar jdi kita sendri pun susah memprediksinya karena peribahannya cepet bgt
    waktu beli harganya lgi bagus tuh (mungkin murah tapi perusahaaan yang bagus biasanya malah gak murah)
    nah tiba2 tuh nilai malah jatuh lagi jdi rugi deh heheheeheh
    jdi klo mau invest dua2nya aj deh br aman

    Comment by mahendra — April 16, 2009 @ 9:44 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: